Seorang pria yang diketahui bernama Sultan Azianzah menyerang Pos Polisi Yupentek Cikokol, Tangerang. Dia ditegur karena ingin memasang stiker ISIS. Akibat serangan benda tajam lima polisi terluka, termasuk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi.
Selain menyerang dengan senjata tajam, pelaku sempat melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang. Beruntung, kedua benda tersebut tidak meledak.
"Tersangka melakukan penyerangan dengan membabi buta menggunakan golok serta melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/10).
Tak ingin jatuh banyak korban, polisi beberapa kali menembakkan peluru tajam ke arah pelaku. Akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan, dan terkapar di pinggir jalan.
"Tersangka sudah dapat dilumpuhkan dengan luka tembak beberapa kali," lanjutnya.
Pelaku diketahui masih dalam keadaan hidup, dan sempat dievakuasi ke RS Tangerang Kabupaten. "Saat ini sudah dievakuasi ke RS Tangerang Kabupaten, dirujuk ke RS Kramat Jati," tutupnya.
Sebelumnya, penyerangan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Agar tidak jatuh korban lainnya, pelaku langsung ditembak dengan peluru tajam hingga tersungkur di tengah jalan.
"Saat ini pelaku sudah sudah dilumpuhkan dengan ditembak dan diamankan ke RS Polri Jakarta. Tidak meninggal," ujar seorang petugas polisi di lokasi kejadian, Kamis (20/10).
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan pipa diduga bom. Pipa tersebut sudah diamankan, dan warga diminta menjauh.
Selain menyerang dengan senjata tajam, pelaku sempat melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang. Beruntung, kedua benda tersebut tidak meledak.
"Tersangka melakukan penyerangan dengan membabi buta menggunakan golok serta melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/10).
Tak ingin jatuh banyak korban, polisi beberapa kali menembakkan peluru tajam ke arah pelaku. Akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan, dan terkapar di pinggir jalan.
"Tersangka sudah dapat dilumpuhkan dengan luka tembak beberapa kali," lanjutnya.
Pelaku diketahui masih dalam keadaan hidup, dan sempat dievakuasi ke RS Tangerang Kabupaten. "Saat ini sudah dievakuasi ke RS Tangerang Kabupaten, dirujuk ke RS Kramat Jati," tutupnya.
Sebelumnya, penyerangan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Agar tidak jatuh korban lainnya, pelaku langsung ditembak dengan peluru tajam hingga tersungkur di tengah jalan.
"Saat ini pelaku sudah sudah dilumpuhkan dengan ditembak dan diamankan ke RS Polri Jakarta. Tidak meninggal," ujar seorang petugas polisi di lokasi kejadian, Kamis (20/10).
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan pipa diduga bom. Pipa tersebut sudah diamankan, dan warga diminta menjauh.
Sumber : merdeka

No comments:
Post a Comment